Kader Dakwah Belagu – Repost-


pohon pisang

Timbul keresahan di hati saya setelah mengamati beberapa fenomena yang terjadi di kalangan para aktivis dakwah kampus. Sesungguhnya, mereka terus bekerja dan bekerja untuk kelangsungan risalah dakwah dengan tetap menjaga manhajnya, profesional, dan kontinyu. Sehingga dakwah ini akan semakin menerangi, diminati dan dirasakan oleh banyak orang.

Namun kini, hal tersebut menjadi sesuatu yang langka menurut saya menemuinya. Yang ada ialah agenda-agenda dakwah menjadi seadanya, terperangkap masalah-masalah pribadi, dan sebagainya. Hal itu hanya menghabiskan energi yang akhirnya sia-sia. Bisa jadi, ini kasuistik di sekitar penulis, tapi bisa jadi juga terjadi di tempat yang lain.

Kader dakwah belagu.

Agenda-agenda tarbawi dihadiri hanya sebisa saja. Banyak alasan ini dan itu. Padahal, di sanalah menjadi bagian sarana utama “mengisi” diri. Buku-buku referensi dakwah pun enggan untuk disentuh, apalagi dibaca. Alasannya berat! Ah, belagu!Lantas bagaimana mungkin bisa menjalankan agenda-agenda dakwah secara “benar” sedangkan tujuan, konsep, ide tentang dakwah itu sendiri belum jelas di hati…

Lihat pos aslinya 505 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s